Tentang kami
Rumah siaran kecil
di tepi Kapuas
PVL Siar Nusantara bukan perusahaan besar, dan kami tidak berpura-pura menjadi satu. Kami sekelompok orang yang tumbuh di Kalimantan Barat dan memutuskan untuk menceritakannya dengan cara yang layak — di layar, dengan hati-hati.
Kenapa kami ada
Karena daerah ini pantas
diceritakan dengan benar
Sebuah alasan yang jujur, bukan brosur.
Kami mulai dari kegelisahan sederhana: terlalu banyak cerita tentang Kalimantan Barat yang diceritakan orang luar, dengan tergesa-gesa, dan sering keliru. Nama tempat salah eja, kebiasaan warga disederhanakan, momen penting dilewatkan karena kru sudah harus kembali ke kota lain.
Maka kami membangun studio di Pontianak dan memilih tinggal di sini. Kami mengambil waktu untuk mengenal orang sebelum merekam mereka. Kami menyebut nama kampung dengan benar. Kami menunggu sampai narasumber merasa siap, bukan sampai jadwal kami mengejar.
Kami tidak sempurna, dan kami masih terus belajar. Tapi setiap tayangan yang keluar dari sini kami perlakukan seolah orang yang muncul di dalamnya adalah tetangga kami sendiri — karena sering kali memang begitu. Itulah yang membuat kami merasa pekerjaan ini pantas dilakukan.
Mungkin Anda merasa begini
Kalau salah satu ini
terdengar akrab
Beberapa situasi yang biasanya membawa orang datang kepada kami.
-
Anda punya cerita yang selama ini terlewat
Ada momen, tempat, atau orang di sekitar Anda yang menurut Anda layak diketahui lebih banyak orang, tapi belum ada yang menceritakannya dengan serius.
-
Anda pernah kecewa dengan hasil yang buru-buru
Anda pernah bekerja dengan tim yang datang, merekam sekenanya, lalu pergi — dan hasilnya tidak terasa seperti daerah Anda yang sebenarnya.
-
Anda ingin tampil, tapi grogi
Anda tahu ini penting untuk disampaikan, tapi Anda tidak nyaman di depan kamera. Kami paham betul, dan itu justru pekerjaan kami untuk membuat Anda tenang.
Kenalan yuk
Mampir ke studio kami,
atau kabari lewat pesan
Kami senang menerima tamu di Jalan Komodor Yos Sudarso. Kalau Anda sedang di Pontianak, kabari kami — kopi selalu ada.